Bencana Amnesia
Banjir bandang yang berulang di daerah yang sama menjadi sorotan tentang lemahnya mitigasi bencana dan sikap abai pemerintah daerah yang seolah ‘lupa’ pada pola bencana yang sudah bisa …
Banjir bandang yang berulang di daerah yang sama menjadi sorotan tentang lemahnya mitigasi bencana dan sikap abai pemerintah daerah yang seolah ‘lupa’ pada pola bencana yang sudah bisa …
Pemadaman listrik yang berulang di warkop langganan menjadi pemicu diskusi tentang paradoks pengelolaan listrik sebagai hajat hidup orang banyak yang dijalankan dengan logika korporasi. Baca artikel lengkap di …
Heboh video suku Mante yang dianggap makhluk asing berubah arah menjadi refleksi tentang rasa ‘terasing’ warga biasa yang merasa diabaikan oleh pemerintahnya sendiri. Baca artikel lengkap di acehkita.com
Kepanikan orang tua akibat isu penculikan anak yang menyebar lewat ponsel menjadi bahan renungan tentang bagaimana berita tak terverifikasi bisa menciptakan teror kolektif dan korban yang tidak bersalah. …
Sikap merajuk anak kecil yang menolak makan dibandingkan dengan kebiasaan pejabat yang gemar mengancam mundur, sebagai sindiran atas kedewasaan semu dalam berpolitik. Baca artikel lengkap di acehkita.com
Obrolan dengan dua wisatawan asing tentang kehebatan pembangunan negara masing-masing berujung sindiran bahwa ‘prestasi’ pemerintah daerah justru terletak pada seringnya rotasi pejabat tanpa capaian kerja yang jelas. Baca …
Rencana kunjungan Raja Salman ke Bali dan bukan ke Aceh memantik diskusi warung kopi tentang strategi investasi Arab Saudi pasca-anjloknya harga minyak dan pelajaran yang bisa diambil Aceh …
Terpilihnya kembali seorang mantan gubernur Aceh diibaratkan sebagai kembalinya seorang suami ke istri lama setelah kecewa dengan istri baru, sebagai metafora sikap pemilih yang menyesali pilihan sebelumnya. Baca …
Persaingan dua calon penjual mie di warkop yang nyaris memicu ancaman boikot pelanggan diselesaikan dengan cara netral, menjadi cerminan kecil soal bagaimana kompetisi bisa dikelola tanpa harus ada …
Enam calon kepala desa memaparkan ‘kelebihan’ masing-masing di warung kopi, yang ternyata lebih banyak berputar pada nafsu berkuasa ketimbang niat mensejahterakan warga. Baca artikel lengkap di acehkita.com